Ther Notes #3
Pemrograman Android
Ketika naik ke kelas 11, saya mulai berkenalan dengan pemrograman Android. Awalnya saya merasa senang karena dasar-dasarnya belum terlalu sulit, apalagi saya sudah punya sedikit pengalaman sebelumnya dengan bahasa pemrograman lain. Namun rasa senang itu tidak bertahan lama, karena saya mendapat tugas yang cukup menantang, yaitu membuat aplikasi E-Commerce.
Pada awal pengerjaan, saya mencoba mengikuti tutorial di YouTube. Saya berharap dengan mengikuti langkah-langkah dari video, saya bisa menyelesaikan tugas lebih cepat. Sayangnya, tutorial yang saya pilih ternyata tidak ditujukan untuk pemula. Banyak bagian yang sulit dipahami, bahkan beberapa langkah ternyata salah sehingga membuat aplikasi saya penuh error. Selama lebih dari satu minggu, saya mencoba memperbaikinya, tetapi justru semakin bingung. Hal ini membuat saya frustasi dan sempat berhenti mengerjakan tugas tersebut.
Setelah beberapa waktu, ketika mengerjakan tugas lain, saya kembali teringat pada aplikasi e-commerce ini. Saya akhirnya memutuskan untuk mencari sumber belajar lain yang lebih sesuai dengan pemula. Dengan tutorial baru yang lebih jelas, saya perlahan mulai memahami cara membuat tampilan aplikasi, mengatur layout, serta menghubungkan logika program dengan antarmuka. Meskipun butuh waktu lebih lama, akhirnya saya bisa menyelesaikan aplikasi tersebut.
Sayangnya, aplikasi baru benar-benar selesai setelah lebih dari dua bulan, jauh melewati tenggat waktu yang diberikan. Hal ini membuat saya merasa kurang puas, karena hasil kerja keras saya tidak bisa diserahkan tepat waktu. Walaupun begitu, saya tetap merasa bangga karena berhasil menyelesaikan aplikasi yang cukup rumit untuk ukuran pemula.
Dari tugas ini, saya belajar bahwa tidak semua tutorial bisa langsung diikuti, sehingga kita harus pandai memilih sumber belajar yang sesuai kemampuan. Saya juga belajar bahwa kesabaran sangat penting dalam pemrograman, karena error adalah hal yang wajar dan harus dihadapi dengan tenang. Selain itu, saya menyadari bahwa mengatur waktu sejak awal akan lebih baik dibandingkan menunda hingga mendekati tenggat.
Meskipun penuh kesulitan, tugas akhir ini memberikan saya pengalaman berharga dan menjadi pondasi awal dalam mempelajari pemrograman Android. Saya semakin yakin bahwa setiap kesalahan dan kegagalan adalah bagian dari proses menuju keberhasilan.
Selain itu, pengalaman ini juga membuat saya semakin termotivasi untuk mendalami lebih jauh tentang Android, khususnya bagaimana aplikasi bisa dihubungkan dengan database online agar data lebih dinamis dan tidak hilang ketika aplikasi ditutup. Saya juga mulai tertarik untuk mempelajari konsep backend seperti API agar aplikasi yang saya buat bisa lebih nyata digunakan, bukan sekadar latihan tugas.
Ke depan, saya berharap bisa membuat aplikasi yang lebih kompleks dan bermanfaat, misalnya aplikasi toko online sederhana yang bisa digunakan teman-teman sekolah untuk berjualan. Dengan pengalaman pertama ini, saya percaya bahwa setiap kesulitan yang saya hadapi akan menjadi bekal berharga untuk mengembangkan kemampuan saya di bidang pemrograman Android maupun dunia teknologi secara umum.




0 Komentar